Ada apa aja di jogja

Perjalanan ke Bantul, Jogjakarta telah dilaksanakan. Proses pernikahan adik juga berjalan lancar. Alhamdulillah

Rute perjalanan adalan Malang, Pujon, Pare, Saradan, Ngawi, Sragen, Solo(tidak lewat tengah kota, lewat jalur truk), Klaten, Jogjakarta, Wates, Kebumen, Gombong, Buntu, Banyumas, Sokaraja, Purbalingga. Perjalanan dilakukan mulai jam 16.30 tanggal 3 nov 2006.

Kondisi jalan aman-aman saja, hanya saja saat memasuki hutan Saradan mesti hati-hati karena jalan bergelombang. Serta jalan dari mulai masuk Ngawi hingga keluar Ngawi juga hati-hati. Sama saja, kondisi jalan banyak yang bergelombang.

Jalan yang berlubang di daerah Jawa Tengah (dari Jogja hingga Purbalingga) sudah diperbaiki, sehingga akan nyaman jalan dengan kecepatan cukup tinggi.

Sampai di Purbalingga sekitar jam 5.30 pagi (karena memang kita jalan santai). Konsumsi bahan bakar sekitar 1:20. Ke Purbalingga adalah untuk menjemput orang tua untuk melanjutkan perjalanan ke Bantul. Berangkat ke Bantul dari Purbalingga sekitar jam 09.30 dan sampai di Bantul sekitar jam 14.00.

Bantul agak sedikit hujan abu (tidak separah malang saat itu). Sampai di Bantul kita mulai mempersiapkan hal-hal untuk kegiatan Akad Nikah pada malam harinya.

Akad nikah dilakukan sekitar jam 20.00.

Esok harinya (5 nov) dilakukan kegiatan resepsi, dan pulang menuju malang mulai jam 14.00. Orang tua ngikut rombongan keluarga dari purbalingga. Hal ini dengan pertimbangan, kondisi badan yang cukup lelah, dan waktu yang dapat dihemat selama perjalanan.

Pulang menuju malang, disempatkan mampir ke Malioboro (Jogja). Disana pas ada discount parfum di C&F Parfumery. Lumayan untuk pemakaian gantian yang sudah ada.

Untuk oleh-oleh saya cari saat pulang ke malang. Perjalanan keluar dari Jogja menuju Kota gede. Sebenarnya termasuk kesasar, tapi karena niatnya juga untuk jalan-jalan, yah kita nikmati aja.

Keluar Jogja lewat jalur lingkar selatan. Setelah lepas dari lingkar selatan, ada perempatan lampu merah pada kiri jalan ada toko pertama pusat jajanan, “toko oleh-oleh makanan khas jogja KENARI
jl solo km 14 kalasan 0274- 496363″ di sanalah oleh-oleh saya dapatkan. Yang dibeli bapia nomor 50 dan 75, ternyata yang nomor 50 adalah andalan. (dan memang benar untuk bapia nomor 50 lebih enak, karena kulit kacang ijonya juga telah dikupas)

Saat akan memasuki Solo, jalur yang dipakai sama dengan jalur berangkat. Kalau dari Jogja, jalurnya adalah, perempatan pertama dara kopasus, belok kiri, lurus hingga dapat perempatan, kiri jalan ada kantor polisi, lurus arah ke bandara hingga ada belokan di kanan jalan,
masuk kanan dan lurus terus.

Alhamdulillah nyampe malang sekitar jam 14.30 dengan masuk Malang lewat pujon

Powered by Zoundry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: